Label

Senin, 28 November 2011

Danau TOBA



Marilah kemari Hei..hei..

Kemarin baru heboh-hebohnya penggalakan sms ‘KOMODO’ agar pulau komodo beserta isinya masuk kedalam nominasi New 7 Wonder. Berhubung aku juga bukan penduduk asli pulau komodo lagian pulau komodo juga jauh amit dah dari tempat tinggal ku, aku mau nulis tentang yang dekat-dekat aja. Tempat ini juga sebenarnya ga kalah keren dari tempat-tempat yang masuk ke dalam nominasi new 7 wonder loh. Apakah nama tempat itu?? Jreng..jreng..jreng.. Tempat itu adalah Danau Toba. Yup..Danau terbesar di Asia Tenggara ini ga terlalu jauh dari tempat tinggal ku. Kepleset aja udah langsung nyampe dah hehe (lebay-__-). Well, Aku mau cerita dikit tentang Danau Toba ya..

  Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Seperti yang aku bilang diawal tadi, Danau ini merupakan danau Terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.
Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.
Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara dan menarik cukup banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.  

 














·         Sejarah Danau Toba.
Diperkirakan Danau Toba terbentuk ketika terjadi ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2.800 km³, dengan 800 km³ batuan ignimbrit dan 2.000 km³ abu vulkanik yang kemudian tertiup angin ke barat selama 2 minggu. Debu vulkanik itu  menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan.
Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut. Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan pada beberapa spesies juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu yang berjumlah sekitar 60 juta jiwa manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkannya.
·         Setelah letusan tersebut, terbentuklah kaldera (cekungan) yang kemudian terisi oleh air  dan sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar ditengah kaldera menyebabkan munculnya sebuah pulau yang kemudian diberi nama Pulau Samosir.
Tim peneliti multidisiplin internasional, yang dipimpin oleh Dr. Michael Petraglia, mengungkapkan dalam suatu konferensi pers di Oxford, Amerika Serikat bahwa telah ditemukan situs arkeologi baru yang cukup spektakuler oleh para ahli geologi di selatan dan utara India. Di situs itu terungkap bagaimana orang bertahan hidup, sebelum dan sesudah letusan gunung berapi (supervolcano) Toba pada 74.000 tahun yang lalu.
Selama tujuh tahun, para ahli dari oxford University tersebut meneliti projek ekosistem di India, untuk mencari bukti adanya kehidupan dan peralatan hidup yang ditinggalkan di situs yang tandus itu. Akhirnya ditemukan bukti berupa tulang belulang hewan berserakan di bawah timbunan yang begitu tebal, timbunan tersebut diperkirakan berasal dari abu dari Gunung Toba. Padahal situs tersebut berjarak 3.000 mil dari sumber letusan gunung Toba. Last, Tim menyimpulkan, daerah dengan luas ribuan hektare ini dahulu adalah sabana (padang rumput) yang kemudian tandus karena tertutupi debu dari letusan gunung Toba.
·         Penyebaran debu gunung berapi itu sangat luas karena ditemukan hampir di seluruh dunia. Dugaan bahwa debu tersebut berasal dari erupsi supervolcano Gunung Toba, karena ditemukan di 2.100 titik, bukti itu berupa bentuk molekul debu vulkanik yang sama dengan yang terdapat di kaldera kawah danau Toba. Bahkan yang cukup mengejutkan, ternyata penyebaran debu itu sampai terekam hingga Kutub Utara. Hal ini mengingatkan para ahli, betapa dahsyatnya letusan super gunung berapi Toba kala itu. Bukti-bukti tersebut memperkuat dugaan, bahwa kekuatan letusan -yang juga memicu  gelombang laut- nya memusnahkan kehidupan di Atlantis.
·         Menurut teori para ahli, setelah terjadi letusan gunung Toba, rata-rata suhu dunia turun hingga 3-3.5 derajat kelvin . Hal inilah yang menyebabkan kematian massal manusia yang hidup pada masa itu. Diperkirakan hanya 10.000 (atau bahkan 1.000) manusia yang selamat dari bencana ini.

Ulasan diatas hanyalah sekilas mengenai sejarah Danau Toba secara Ilmu pengetahuan ya, kalau menurut cerita rakyat disana beda lagi. Aku certain dikit ni versi cerita rakyatnya yak.. Cekidot..

Dahulu kala, hiduplah seorang pemuda yang bekerja sebagai petani bernama Toba. Suatu hari setelah pulang dari ladang (baca: sawah) Toba pergi memancing ke sungai. Tidak seperti biasanya, kali ini ia belum juga mendapatkan ikan padahal hari sudah hampir gelap. Saat ia memutuskan untuk beranjak pulang, tiba-tiba kailnya bergoyang. Ia langsung menariknya, dan ternyata benar saja ia mendapatkan seekor ikan yang cukup besar. Sesampainya dirumah, ikan tersebut ia letakkan dalam sebuah wadah berisi air sebelum ia mengolahnya menjadi ikan bakar. Ternyata persediaan kayu bakarnya habis, jadi ia keluar rumah untuk mencari sedikit kayu bakar. Saat ia kembali kerumah, dilihanya wadah yang tadinya berisi ikan kini berisi kepingan uang emas. Belum hilang rasa herannya tiba-tiba seorang gadis berparas cantik keluar dari kamarnya. Singkat cerita ternyata gadis cantik itu adalah jelmaan dari ikan yang ia tangkap dan kepingan uang emas itu adalah jelmaan dari sisik ikan itu. Setelah beberapa minggu gadis itu tinggal bersama Toba, ia kemudian mengutarakan niatnya untuk menikahi gadis itu. Niatnya mendapat sambutan yang baik dari sang gadis, hanya saja ada syarat yang harus dipenuhi Toba, yaitu Toba harus bersumpah untuk tidak mengungkapkan asal usul sang gadis kepada siapapun. Toba pun menyetujuinya, kemudian mereka menikah. Tahun demi tahun berlalu, Toba dan keluarganya hidup bahagia dengan dikaruniai seorang anak laki-laki yang diberi nama ‘Samosir’. Suatu hari seperti biasa Samosir diminta oleh ibunya untuk mengantar nasi dan lauk ke ladang sebagai bekal makan siang sang ayah. Tapi kali ini, karena lapar di tengah jalan ia berhenti dan memakan separuh isi bekal. Sesampainya di ladang, ia pun menyerahkan bekal yang tinggal separuh itu kepada Ayahnya. Saat menerima bekal, si Ayah yang sudah lapar karena bekalnya datang terlambat menjadi marah begitu melihat bekalnya tinggal separuh. Ia makin marah saat Samosir mengaku kalau ia yang memakan bekal itu di tengah jalan. Kesabaran si ayah hilang. Ia memukul anak nya sambil mengatakan : “Anak kurang ajar! Dasar anak keturunan ikan!”

Sambil menangis sang anak berlari pulang dan mengadu pada Ibunya. Mendengar pengaduan anaknya si Ibu sedih sekali, terutama karena suaminya telah melanggar sumpahnya. Sambil menangis si Ibu menyuruh anaknya pergi ke atas bukit. Samosir pun menuruti perintah ibunya dan segera berlari ke atas bukit. Sang ibu pun berjalan menuju sungai kemudian melompat masuk ke sungai yang mengalir deras. TIba-tiba hujan turun dengan derasnya, air sungai meluap memenuhi lembah itu. Toba akhirnya tenggelam namun anaknya yang ada di atas bukit selamat. Genangan air yang makin luas itulah yang sekarang di sebut danau Toba, dan pulau kecil yang ada ditengahnya dinamakan pulau Samosir. Itulah asal muasal Danau Toba menurut cerita rakyat disana.       

Berikut gambar dari Danau Toba (Warning: Aslinya lebih uindahhh dari photonya loh! )

 





 

Well, Sebenarnya daerah wisata Danau Toba ini sudah cukup terkenal. Hal itu terlihat dari meningkatnya pengunjung tiap tahun, apalagi pada saat High season, seperti saat Liburan Sekolah, Hari Raya Aidil Fitri dan hari besar lain. Untuk biaya akomodasi disana terbilang standart (kecuali untuk Hotel besar). Tersedia penginapan dengan tariff sekitar minimal 120ribu/malam. Kalau High season bisa naik sampai 250 ribu/malam. Mengenai makanan, bagi sobat yang Muslim jangan khawatir, karena walaupun disana mayoritas suku Batak NonMuslim, tapi tetap ada warung nasi yang terjamin Halal. 
Nah, dari tulisanku tadi, aku berharap sobat yang belum pernah kesana bisa langsung packing dan travelling tuh kesana. (ntar mampir dah ke my home sweet home :D huehehehe).
Recommended place lah pokoke..
Have a nice holiday J
See yaa..





Tidak ada komentar:

Posting Komentar