Label

Jumat, 06 Januari 2012

Kotak Ajaib


Hmm..Taukah sobat apakah ‘kotak ajaib’ yang aku maksud?
Yup..Televisi.
Salah satu kegiatan yang paling diminati setiap orang adalah menonton Televisi. Para ibu sukanya infotiment dan Sinetron, Remaja sukanya acara music dan Drama Asia, Anak-anak sukanya kartun dan animasi, Bapak bapaknya ni sukanya news dan olahraga. Dan ke semua menu itu tersaji lengkap di sebuah kotak ajaib bernama Televisi. Walaupun saat ini smart phone sudah bisa mengalihkan perhatian sebagian orang dari kegiatan menonton televise, tetap saja televise punya tempat tersendiri. Kehadiran televise di tengah tengah kita sebenarnya memiliki efek atau dampak, baik itu positif maupun negative.  Salah satu dampak positifnya jelas mempercepat penyebaran informasi. Kebakaran yang terjadi di Medan bisa diketahui oleh orang yang tinggal di Sulawesi sesaat setelah kejadian dilaporkan dan disiarkan di televisi. Begitu pula bila terjadi hal lain seperti bencana alam, atau informasi apapun itu bisa langsung kita lihat dari tempat kejadian. Dari segi ekonomi, televise bisa meningkatkan permintaan akan suatu produk melalui iklan. Dan bagi para pekerja seni (artis/selebritis) televisi merupakan sarana menaikkan pamor sekaligus isi kantong tentunya.

Dampak negatifnya tak kalah banyak loh. Salah satunya, adalah pengaruh acara yang di tayangkan di televisi terhadap psikologis penonton.
Dalam acara News atau berita yang banyak sekali didominasi dengan berita criminal, dampaknya orang jadi takut untuk berpergian ke tempat ramai (takut copet), kecurigaan yang berlebihan pada tetangga dan orang terdekat, takut berpergian dengan dengan alat transportasi tertentu misalnya pesawat atau kapal laut (yang sering diberitakan mengalami kecelakaan, padahal jalan kaki juga kalau gak hati-hati bisa tersandung).

Lain lagi dengan sinetron / Infotiment.
Anak-anak jadi dewasa sebelum waktunya (masih EsDe udah kenal pacaran -_-) dan sikapnya jadi terlalu berlebihan / overconfident (lebay). Dan perlu sobat semua ketahui, terlalu sering menonton sinetron bisa membuat kita jadi deg-deg an, ujung-ujungnya bisa mempengaruhi kesehatan loh.. kenapa? Kalau jantung kita berdetak itu karena memompa darah, kalau detakannya terlalu cepat, tekanan darah kita jadi nggak stabil kan?. Selain itu, khusus bagi ibu-ibu, remaja putri dan remaja putra yang keputri-putrian (hallaaahh) yang hobby nonton sinetron, bisa dipastikan tingkat keinginan ghibah (gossip) nya jadi bertambah kan? Dari ngomongin jalan cerita, sampai ujung-ujungnya nyeritain kehidupan pribadi aktris/actor pemeran sinetron itu.
Coba deh sobat pikir, emang ada untungnya, kita ngasih pendapat kalau si A yang sudah punya 2 anak sebaiknya jangan bercerai dari suaminya, kalau pun bercerai dan ingin menikah lagi, menikahnya jangan dengan si X tapi lebih baik dengan si Z karena si X itu temen dekat suaminya (nah..loh..bingung kan?). Berguna juga enggak, malah ngabisin waktu dan nambah dosa lagi. Infotiment juga sebenarnya lebih banyak mudharatnya dari manfaatnya (menurut aku sih). Kenapa? Ya..Ghibah tadi. Gossip..gossip..gosiiiiiip ujung-ujungnya pasti kesitu. “Kalau ga nonton infotiment bisa ketinggalan jaman Non, Nggak gaul, Nggak up to date.” Ada yang nyeletuk gitu. Kalau mau keren dan up to date, caranya bukan nyari tau seluk beluk kehidupan pribadi seseorang kalee.
Cari tau tuh siapa mentri-mentri yang di reshuffle, siapa calon ketua KPK, apa penyebab keributan di Papua?Mesuji itu apaan coba?udah tau belum tentang gerakan menanam 1 milyar pohon? tau nggak apa yang berubah dari Google? Kalau semua tau dan udah action menanam minimal 1 pohon aja, itu baru keren. Jangan sampai nama wakil presiden yang menjabat saat ini juga lupa namanya siapa-_- Eh..yang gampang deh..Pancasila. Coba sebutin dari sila pertama sampai sila kelima, moga-moga masih ingat, kalo nggak ingak berarti hardisknya mesti di upgrade tuh..:P

Tidak ada larangan untuk menonton televisi. Tapi, jangan sampai waktu kita banyak terbuang di depan televisi. Jadikan televisi sarana untuk menambah informasi,belajar, dan hiburan.
Silahkan menonton acara News agar kita tau perkembangan dunia luar dan kondisi Negara, Nonton acara masak memasak, supaya kita bisa tau resep baru dan segera mencobanya.
Menonton lawak, supaya kita terhibur dan menghilangkan penat.
Nonton acara Musik, supaya kita rileks. 
Ajak adik kita nonton acara sport, agar kita bisa mengarahkan ia untuk kegiatan olah raga yang, sehingga ia tidak mudah terpengaruh untuk ikut tawuran.

Well, aku juga bukan orang yang paling tau segala hal. Karena itu, aku juga masih belajar dan selalu mencari tau, apa sih yang terbaru? Ada apa dengan Negara kita? Bagaimana kehidupan saudara-saudara kita yang di luar pulau? Tentang artis aku juga sedikit baca tapi ya cuma sekilas, gak sampe aku bahas tuntas. Alhamdulilah.. sesuatu banget kan? Huahahaha. :D

So, segitu aja dulu cuap-cuap ku. Buat sobat yang nyimak, ambil manfaatnya buang yang tidak bermanfaat. Gunakan produk dalam negri dan buanglah sampah pada tempatnya, karena ini lagi musim hujan, kalau sampai selokan tersumbat, banjir pasti datang melanda ( nggak nyambung-nggak nyambung dah..):D
Take care..See Ya…

11 komentar:

  1. halah sinetron lebay, apalgi acara infotainment2 itu. tapi anehnya masih aja banyak yang nonton. buktinya makin tinggi ratingnya dan main banyak iklan yang ada di acara2 lebay itu

    BalasHapus
  2. info yang apik dan menarik disampaikan dengan bahasa yang santai...terimakasih

    BalasHapus
  3. Saya jarang sekali nonton tv sob, mungkin bisa dihitung seminggu berapakali padahal tv ada dua,itupun yg diliat paling acara hiburan sejenis lawak kaya OVJ gitu, lebih asik ngeblog atau baca news aja di internet, ;)

    BalasHapus
  4. Bukankah kalo mau produktif itu tinggalkan nonton tv dan baca koran? bukan aku yang bilang begini, tapi blogger-blogger senior Indonesia yang bilang.

    Ketemu anggota Blogger Sumut lagi, aku dinneno salam kenal sesama anggota :D

    BalasHapus
  5. aku malah jarang nonton TV :)

    BalasHapus
  6. milih2 juga sih yg ditonton .... yg lebay2 gak deh ..

    BalasHapus
  7. Hahahhaahaha... Belajar dan terus belajar. I like!! Salam kenal ya.

    BalasHapus
  8. televisi ,si kotak ajaib,tetap exist sampai skrang,memang iptek berdampak + dan -,saya tidak suka infotainment/gosip hanya acara lawak,sekilas info dan dunia binatang/petualangan yang sifatnya pengetahuan,film tentang science lebih menarik buat saya mengisi 6jam sehari termasuk istirahat

    BalasHapus
  9. @Rusydi : Iya,,lebay tapi rating tinggi..aneh..
    berarti yang ndak hoby nonton cuma blogger doank ya..:D

    @Djangkaru bumi: Terimakasih :)

    @stupid monkey & mbak eli : wah..kompakan nih.. seperti yang saya bilang, yang ndak hobi nonton cuma blogger :D

    @Din : Salam kenal kembali :)

    @jawata : Tukang sihir yang tak punya sapu terbang :D

    @mbak sukma : Sama mbak..saya juga gitu :)

    @ ian : Salam kenal kembali :)

    @ al kahfi : Selera yang bagus..:)))

    BalasHapus
  10. Nice sharing... salam kenal :)

    BalasHapus