Label

Blink Blink (5) Tokoh (2)

Senin, 20 Februari 2012

Menguap..Hoahmmm..


gbr.dr Google
Saat kita sedang kelelahan dan ingin beristirahat biasanya hal yang secara reflex kita lakukan adalah menguap. Yup, Dimulai dengan mulut terbuka, menghirup udara secara maksimum, otot perut pun berkontraksi untuk kemudian menghembuskan udara yang telah dihirup diawal. 

Menguap merupakan tindakan refleks yang terjadi pada semua orang, biasanya dilakukan untuk menghirup udara dalam jumlah banyak dan diikuti dengan pernapasan. Tindakan refleks ini seringkali dikaitkan dengan stres, kelelahan, terlalu banyak kerjaan, kebosanan dan mengantuk. Menguap juga bisa terjadi bila ada kelebihan karbondioksida atau kelangkaan oksigen dalam aliran darah.

Beberapa penelitian terbaru menunjukkan bahwa menguap bukan saja sebagai tanda seseorang ingin tidur. Tapi tujuan menguap untuk mendinginkan otak sehingga dapat beroperasi lebih efisien dan membuat seseorang tetap terjaga.

Menurut salah seorang Spesialis penyakit dalam dari RS Husada Utama Surabaya, dr Heru Wiyono SpPD, menguap adalah refleks alamiah tubuh. Ada gerakan menarik napas, melebarnya tuba eustachius (saluran yang menghubungkan telinga tengah, rongga hidung belakang, dan tenggorok bagian atas), serta relaksasi plus peregangan otot. ’’Makanya, setelah menguap, tubuh jadi lebih rileks,’’ terangnya.
dr. Heru Wiyono SpPD menambahkan, Manfaat lain dari menguap adalah meningkatkan kewaspadaan. Hal tersebut terlihat dari apa yang dilakukan oleh para penerjun payung, dimana mereka biasanya menguap terlebih dahulu sebelum terjun dari pesawat. Berdasar beberapa penelitian, selain mengembalikan kewaspadaan para penerjun payung, menguap membuat tubuh jadi lebih rileks. ’’Jadi, saat terjun dari pesawat, tak lagi kagok atau takut,’’ungkapnya.

Menguap juga membantu mengatur jam biologis tubuh. Setelah beraktivitas, otomatis langsung menguap. Hal itu menandakan tubuh sangat lelah dan minta diistirahatkan. ’’Jadi, jangan remehkan menguap. Menguap tidak selalu bermakna ngantukan,’’ tambah Heru.

Beberapa studi juga menunjukkan bahwa manfaat lain dari menguap yaitu dapat meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung.
gbr.dr Google

Kalau tadi kita berbicara manfaat, sekarang saya akan mengulas sedikit tentang fenomena yang berhubungan dengan menguap. Pernahkan sahabat semua memperhatikan bahwa ketika kita menguap, teman yang lain bisa ikut menguap? Inilah fenomena yang aku maksud, Apakah menguap itu menular? kenapa hal itu bisa terjadi?

Well, seperti dikutip dari laman Huffington Post edisi 8 Desember 2011, Para peneliti dari Italia menghabiskan waktu satu tahun untuk merekam menguapnya 109 orang dewasa--53 pria dan 56 wanita--dari seluruh dunia. Partisipan dibagi dalam kategori ‘triggers’ yang lebih dulu menguap serta observers’ yang merespons dengan menguap. Hasilnya ada 480 contoh di mana seseorang yang menguap bisa memicu orang lain di dekatnya untuk menguap dalam waktu tiga menit. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa empati sosial mempunyai peran penting di sini. Para ilmuwan menemukan bahwa menular tidaknya menguap tergantung dari kuat tidaknya ikatan antara orang-orang yang berada di suatu tempat. Anggota keluarga adalah yang paling mungkin untuk memicu penularan menguap ini, diikuti oleh teman-teman, kemudian baru orang asing atau yang tidak dikenal.

Penyebab lain menularnya menguap adalah karena aktifnya sistem saraf cermin (mirror neurons system) yaitu neuron yang terletak di bagian depan setiap belahan otak vertebrata tertentu. Ketika menerima stimulus (rangsangan) dari spesies yang sama, maka spesies tersebut juga akan mengaktifkan daerah yang sama di otak. Hal inilah yang menyebabkan seseorang akan menguap jika melihat orang lain menguap.

Semoga bermanfaat!

27 komentar:

  1. btw gambar yg prtama i2...,kecil2 ko' gaya menguapx kyk org besar aja hehe...., nice post & happy blogging *smile

    BalasHapus
  2. gitu yaa.., nice share... :D

    sedikit tntng menguap dlm islam,

    "Kuapan (menguap) itu datangnya dari syaitan. Jika salah seorang di antara kalian ada yang menguap, maka hendaklah ia menahan semampunya"

    (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

    adab menguap:

    Apabila tidak mampu menahan, maka tutuplah mulutnya dengan meletakan tangannya pada mulutnya, hal ini berdasarkan sabda Rasulullah:

    "Apabila salah seorang diantara kalian menguap maka hendaklah menutup mulut dengan tangannya karena syeitan akan masuk (ke dalam mulut yang terbuka)". (HR. Muslim dan Abu Dawud)

    mf ya baru sempat mampir.... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mantaaaaaaaaap. . .
      bener2. . .
      kebalikannya dengan bersin ya sob ^____^

      Hapus
    2. Wahhh..Maksih atas tambahannya Sob..Bermanfaat sekali :))

      Hapus
  3. yang jelas saya menguap 2x saat membaca postingan ini xixixi

    BalasHapus
    Balasan
    1. xixixixi..saya aja mostingnya sambil nguap mbak :D

      Hapus
  4. Saya sering banget nguap tuh kalau dimobil saat pulang sekolah...
    Yang pasti karena ngantuk banget.... gimana gak ngantuk 1,5 jam di dlm mobil bis (~_~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah bisa ku bayangkan bagaimana menahan beratnya mata selama perjalanan 1.5 jam ckckck..:o

      Hapus
  5. ketika otak butuh pasokan oksigen maka menguap adalah usahanya, tapi kalo otak lemot, lola, pasokin apa ya ... ??
    tapi memang penomena menguap itu menular, mungkin juga bisa di sebabkan faktor ngiri kalo lihat yg lain menguap ya, nice post jeng :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haalahh..Faktor ngiri yak..supaya nggak ngiri, nganan aja deh kayaknya :D #ganyambung

      Hapus
  6. Xixixi... kaya penyakit aja menular :D
    Tapi emang iya sih :)

    BalasHapus
  7. wah berarti menguap itu menyehatkan yaa.. hehe

    BalasHapus
  8. menguap asik cuma jangan di tempat umum...
    ga lucu kalo keselek lalat dan diketawain orang banyak...
    :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jiahaaaahhhaha..
      Keselek lalat?!! pengalaman pribadi ya :D

      Hapus
  9. dedek lucu ya nguap nya. . . . mbak juwita gimana ekspresinya ya klo nguap . . .. pasti tambah tuuuuutt tuuutt tuuuutt. . ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. *tutttt tutt* disensor kalau lagi nguap..ntar nular :D

      Hapus
  10. saya kog jarang ya lihat ada cewek menguap ditempat umum??
    kebanyakan cowok....
    salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenernya cewek bnyak juga yang nguap, cuma kebanyakan ditutup wajahnya kalo lagi nguap, jadi gak keliatan deh :D

      Hapus
  11. kunjungan pagi mbak juwita. . . .

    BalasHapus